Frequently Asked Questions (FAQ)

BNSP adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang selanjutnya disingkat BNSP, adalah lembaga independen yang dibentuk oleh Presiden yang bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi yang dibentuk dengan Peraturan Pemerintah (PP 23 Tahun 2004.

Sertifikasi Kompetensi dari BNSP adalah proses pemberian sertifikat yang dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi kerja nasional Indonesia dan/atau internasional atau Standar Khusus oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang ditunjuk oleh BNSP.

Sertifikat Kompetensi Kerja adalah bukti tertulis yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi terakreditasi yang menerangkan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan SKKNI. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi tersebut, maka seseorang akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya.

Sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh BNSP melalui kepanjang tanganan LSP Pasar Modal diakui oleh Depnaker, karena BNSP adalah satu-satunya Badan Nasional yang dibentuk oleh Pemerintah untuk memberikan sertifikasi kompetensi kerja.

LSP Pasar Modal telah sah memperoleh Ijin dari BNSP dengan No…………… tahun 2015 dengan menggunakan SKK yang telah disetujui oleh Kemanakertran No…. tahun 2014

Pemegang Sertifikasi dianggap Kompeten pada bidang tertentu yang diambilnya. Sertifikasi yang diterbitkan oleh BNSP merupakan sertifikasi pengakuan kemampuan atau kompetensi seseorang pada bidang yang ada di Industri Pasar Modal. Dimana pada sertifikasi tertentu yang terkait dengan license dapat diajukan lebih lanjut ke OJK untuk memperoleh license yang diterbitkan oleh OJK.

Sertifikasi diterbitkan langsung oleh BNSP melalui mekanisme perwakilan LSP yang ada dimasing masing industry. Dalam hal ini adalah LSP Pasar Modal. Sementara License dikeluarkan oleh OJK, sesuai dengan pengajuan yang dilakukan oleh Profesional yang bersangkutan.

SKKNI adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, ketrampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. SKKNI umumnya diajukan oleh Industri terkait melalui kementerian terkait atau otoritas terkait dalam hal untuk Industri Pasar Modal adalah OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sementara jika Standarisasi diajukan oleh Asosiasi terkait ke Depnaker, maka hal ini dikenal dengan SKK (Standar Kompetensi Khusus).

Sertifikat kompetensi yang ada di LSP Pasar Modal akan berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang setelah itu.

Pemegang sertifikat dapat mengajukan perpanjang sertifikat melalui Tempat Uji Kompetensi atau LSPPM. Untuk mendapatkan perpanjang sertifikat, yang bersangkutan harus mengikuti uji kompetensi untuk memastikan bahwa yang bersangkutan masih memiliki atau memelihara kompetensi tersebut.

Ya. Sesuai dengan biaya yang ditetapkan oleh Tempat Uji Kompetensi. Dimana dalam perpanjangan tersebut pada umumnya akan melibatkan Pihak Asosiasi dan LSP.

Diperkenankan (BOLEH). Pemegang sertifikat tidak diharuskan untuk mengikuti training terlebih dahulu sebelum melalui ujian kompetensi, selama yang bersangkutan merasa mampu untuk lulus dalam Uji Kompetensi tersebut

  1. Sertifikat training diberikan setelah pelaksanaan training dan menyatakan bahwa peserta telah berhasil mengikuti suatu training tertentu. Sertifikat kompetensi kerja adalah bentuk pernyataan bahwa sesorang kompeten di bidang tertentu sesuai dengan standar kompetensi kerja baik yang tertuang dalam SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia); Standar Kerja Khusus; atau Standar Internasional.
  2. Sertifikat training diterbitkan oleh Lembaga Pelatihan sehingga pengakuannya hanya pada Lembaga Pelatihan itu sendiri atau jejaringnya. Sertifikat Kompetensi kerja yang diterbitkan LSP terlisensi BNSP memiliki pengakuan secara nasional karena diterbitkan atas nama negara. Bahkan jika terdapat perjanjian antar negara, misal dengan diberlakukannya MEA ini maka pengakuan sertifikasi dapat berskala internasional.

  1. Telah dinyatakan dalam UU No 13 Tahun 2013 Pasal 18 bahwa setiap tenaga kerja yang berpengalaman atau telah mengikuti pelatihan kerja berhak memperoleh pengakuan kompetensi kerja (sertifikasi kompetensi kerja).
  2. Untuk mendapatkan pengakuan negara terhadap kompetensi yang dimiliki.
  3. Memperkuat kepercayaan pemberi kerja terhadap kompetensi yang dimiliki pekerja, mengingat saat ini kompetensi seringkali melalui self declare/ pernyataan diri.
  4. Di banyak negara maju, seringkali kepemilikan terhadap suatu sertifikat kompetensi menentukan besaran grade/benefit.
  5. Dengan adanya MEA 2019, maka salah satu perjanjiannya yaitu arus bebas tenaga kerja terampil dapat dimanfaatkan karena dengan kepemilikan sertifikat kompetensi yang diterbitkan atas nama negara ini akan lebih tinggi keberterimaannya.

  1. Meningkatkan kepercayaan terhadap perusahaannya karena produk dan sistem dikelola dan dilaksanakan oleh orang-orang kompeten dimana kompetensinya diakui secara formal oleh negara.
  2. Meningkatkan daya saing perusahaan untuk penetrasi pasar global karena industri mampu meyakinkan bahwa produk, sistem, dan personelnya telah sesuai dengan persyaratan Kompetensi Personel – Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Setiap Tenaga Kerja yang berpengalaman dan Calon Tenaga Kerja yang terlatih boleh mengikuti sertifikasi kompetensi kerja, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan pada setiap skema sertifikasi.

Biaya sertifikasi ditetapkan di dalam skema sertifikasi. Ada beberapa skema yang ada dalam LSP Pasar Modal dimana biaya Uji Kompetensi dari masing masing berbeda. Untuk mendapatkan informasi harga silahkan langsung menghubungi Sales kami.

Uji kompetensi dilaksanakan secara berkala dan rencana pelaksanaan Uji Kompetensi dapat dilihat didalam websites www.lsppm.co.id, Pelaksanaan uji kompetensi hanya dapat dilakukan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri atau TUK Sewaktu atau TUK Tempat Kerja sesuai pengaturan yang disepakati antara LSP Pasar Modal.

LSP Pasar Modal menjamin kerahasiaan informasi yang diperoleh dalam proses sertifikasi. LSPPM menerapkan tingkat kerahasiaan baik kepada Asesor maupun Pihak internal LSP Pasar Modal untuk menandatangani fakta integritas yang diharapkan untuk dapat menjaga kerahasiaan baik individu maupun tempat kerja dari Asesi yang bersangkutan.

Jika terdapat permintaan dari pihak eksternal (non regulator) untuk membuka suatu informasi berkaitan dengan peserta, maka LSP Pasar Modal tidak akan membuka informasi tersebut tanpa seizin Peserta.

Standar waktu layanan sertifikasi yang berlaku di LSP PM adalah 20 hari kerja, terhitung sejak hari pertama penetapan sebagai Peserta Sertifikasi hingga penerbitan sertifikat kompetensi kerja. Namun hal ini tergantung juga kepada Pihak BNSP yang menerbitkan Sertifikat tersebut.

Sertifikat akan dikirimkan langsung oleh LSP Pasar Modal langsung ke alamat Asesi atau dapat juga Asesi mengambil langsung sertifikasi yang bersangkutan dengan membawa tanda pengenal yang sah dan bukti kelulusan.

Secara umum proses penerbitan sertifikat di bagi menjadi bebarapa bagian,?

  • Registrasi
  • Pra Asesmen
  • Real Asesmen
  • Rekomendasi Asesor
  • Pleno dan Penyerahan Sertifikat

Tahapan registrasi adalah

  • Mendaftarkan peserta secara Online melalui websites lsppm.co.id dengan mengetikkan username dan email, klik menu ASESI pada menu utama.
  • Konfirmasi pendaftaran yang dikirim via email
  • Login dengan username password yang di kirim via email
  • Pilih jadwal uji kompetensi, dan ikuti proses selanjutnya

Skema Sertifikasi adalah kumpulan dari Unit Kompetensi yang ditujukan untuk dilakukan Assesment bagi Asesor maupun Asesi untuk mengikuti Uji Kompetensi sesuai Skema Sertifikasi (Bidang Profesi) sehingga memudahkan bagi Asesi untuk mendalami Skema yang akan di lakukan Uji Kompetensi.

sesor adalah seseorang yang berhak melakukan asesmen/pengujian terhadap kompetensi seseorang, sesuai dengan ruang lingkup asesmennya. Dimana asesor akan berwenang dalam menilai dan memutuskan hasil Uji Kompetensi, bahwa peserta uji telah memenuhi bukti yang dipersyaratkan untuk dinyatakan kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi yang dinilai.

Sertifikat kompetensi kerja yang berlaku di Indonesia hanya diterbitkan atas nama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelaksanaan sertifikasinya dapat dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang telah mendapatkan lisensi dari BNSP, termasuk LSP Pasar Modal.

Pelatihan Asesor Kompetensi adalah Pelatihan yang dilakukan oleh LSP untuk menyediakan tenaga Penguji yang dibutuhkan. LSP Pasar Modal memiliki Asesor Kompetensi untuk masing masing Profesi yang meliputi:

  • Asesor Equity Sales
  • Asesor Analis Ekuitas
  • Asesor Analis Teknikal
  • Asesor Manajemen Risiko
  • Asesor Kepatuhan
  • Asesor Portfolio Manajemen
  • Asesor Investment Banking

Para Asesor Kompetensi merupakan bagian dari LSP Pasar Modal untuk melakukan Assesmen bagi Asesi. Dimana melalui serangkaian Uji Kompetensi, Asesor Kompetensi berwenang dalam memberikan rekomendasi Kompeten atau Belum Kompeten.

Asesi adalah Pihak yang mengajukan assessment untuk dirinya sendiri, atau dengan kata lain adalah Pihak yang akan mengikuti Ujian.

LSP Pasar Modal wajib melakukan pemeliharaan / surveillance secara periodic, seseuai ketentuan yang berlaku.

Pedoman yang dipakai adalah Pedoman BNSP dan Peraturan - Peraturan Otoritas di Industri Pasar Modal yang mewajibkannya LSP untuk melakukan Surveilance.

LSP Pasar Modal tidak dibenarkan memberikan pembekalan / pelatihan kepada peserta uji untuk menjaga independence dalam melakukan sertifikasi. LSP Pasar Modal dapat memberikan informasi training provider yang terdaftar di LSPPM dan yang dapat dilihat dalam website LSP Pasar Modal, dengan alamat: www.lsppm.co.id

TUK adalah Tempat Uji Kompetensi. LSP Pasar Modal dapat bekerja sama dengan para Pihak yang memiliki fasilitas yang memadai untuk melakukan Uji Kompetensi. Memadai dalam hal ini adalah memiliki segala fasilitas yang menjadi standar dalam Uji Kompetensi yang ada dalam lingkungan LSP Paar Modal.

TUK Mandiri adalah Tempat Uji Kompetensi yang bisa dikatakan Permanen. Dimiliki oleh Pihak tertentu dan memiliki fasilitas yang memadai dalam melakukan Uji Kompetensi, baik sarana maupun prasarana.

TUK Sewaktu adalah Tempa Uji Kompetensi yang sewaktu waktu dipergunakan oleh LSP Pasar Modal. Misal penyelenggaraan di daerah yang belum memiliki TUK Mandiri. Maka dibenarkan untuk menyelenggarakan Uji Kompetensi menggunakan TUK Sewaktu, misalnya Tempat Kerja atau Hotel.

Ada beberapa hal yang perlu diketahun untuk mendaftar sebagai TUK, yakni sebagai berikut:

  • Ajukan Surat ke LSP Pasar Modal yang ditujukan kepada Direktur Eksekutif LSP Pasar Modal, dan tuliskan keinginan sebagai TUK. Lalu kirimkan ke email. admin@lsppm.co.id
  • Lengkapi data data yang dibutuhkan seperti nama calon TUK, provinsi, alamat, telp, e-mail, Perguruan Tinggi, Perusahaan dll.
  • Sertakan pula logo Perusahaan dengan meng-upload file gambar dengan tipe .png atau .jpeg dengan dan mengirim email ke : admin@lsppm.co.id
  • Tentukan Skema yang akan diambil.
  • Lengkapi pula pada form susunan panitia TUK seperti Ketua, Bagian Administrasi, Bagian Keuangan, dan perangkat pendukung lainnya.

Formulir pendaftaran yang harus diisi dan ditandatangani oleh asesi / peserta uji adalah formulir APL-01 dan APL-02. Dokumen mandatory yang harus diserahkan sesuai daftar pada APL-01 halaman 2. Formulir dimaksud dapat di download dari website LSP Pasar Modal, dengan alamat: lsppm.co.id

Dokumen tersebut bisa meliputi Hasil kerja adalah bukti/paper hasil kerja yang merupakan produk/ output pengalaman atau kontribusi kerja dari asesi/peserta uji yang relevan dengan kompetensi yang akan diujikan, misalnya: Analis Efek, Analis Teknikal, Risk Management, Compliance, Pengelolaan Portfolio, Equity Sales, Investment Banking.